Kumpulan Puisi Dalam Film Ada Apa Dengan Cinta - Kumpulan Kata

Search for design, quotes etc..

Kumpulan Puisi Dalam Film Ada Apa Dengan Cinta

Kumpulan Puisi Dalam Film Ada Apa Dengan Cinta
Ada Apa Dengan Cinta akan selalu menjadi film terbaik sepanjang masa (setidaknya buat saya :p). Kemunculan film ini pada saat itu menandai bangkitnya industri perfilman nasional di Indonesia. Cinta (diperankan oleh Dian Sastro) bersama Rangga (Nicholas Saputra) begitu apik memerankan tokoh utama di film Ada Apa Dengan Cinta ini.

Ada Apa Dengan Cinta bercerita tentang kisah asmara 2 anak SMA. Pokonya TOP BANGET deh. Di film ini ada beberapa puisi yang dibacakan oleh Dian Sastro (Cinta). Dan ini dia puisi-puisi dalam Film Ada Apa Dengan Cinta.

Aku Ingin Bersama Selamanya

Ketika tunas ini tumbuh, serupa tubuh yang mengakar
Setiap napas yang terhembus adalah kata
Angan, debur dan emosi bersatu dalam jubah terpautan
Tangan kita terikat, lidah kita menyatu
Maka setiap apa terucap adalah sabda pendita ratu
Ah, di luar itu pasir, di luar itu debu
Hanya angin meniup saja, lalu hilang terbang tak ada
Tapi kita tetap menari, menari cuma kita yang tahu
Jiwa ini tandu, maka duduk saja
Maka akan kita bawa semua
Karena kita adalah satu


Tentang Seseorang

Kulari ke hutan kemudian menyanyiku
Kulari ke pantai kemudian teriakku
Sepi, sepi dan sendiri aku benci
Aku ingin bingar, aku mau di pasar
Bosan aku dengan penat dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika kusendiri
Pecahkan saja gelasnya biar ramai
Biar mengaduh sampai gaduh
Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang
Di tembok keraton putih
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera
Atau aku harus lari ke hutan belok ke pantai?

Ada Apa dengan Cinta?
Oleh: Rako Prijanto

Perempuan datang atas nama cinta
Bunda pergi karena cinta
Digenangi air racun jingga adalah wajahmu
Seperti bulan lelap tidur di hatimu
Yang berdinding kelam dan kedingainan
Ada apa dengannya? Meninggalkan hati untuk dicaci
Lalu sekali ini aku melihat karya surga dari mata seorang hawa
Ada apa dengan cinta?
Tapi aku pasti kembali dalam satu purnama
Untuk mempertanyakan kembali cintanya
Bukan untuknya, bukan untuk siapa
Tapi untukku karena aku ingin kamu
Itu saja…

Add Comments